SELAMAT DATANG
Diprofile Resmi
DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Lampung Barat –
Sumatera – Indonesia
************************************************
Informasi Singkat
Mengenai Bidang Usaha Produksi Kopi Luwak (Civet Coffee)
Lokasi Sumber Produksi
Resmi Terpecaya
Yang Menjaga
Keaslian Produk Kopi Luwak (Civet Coffee)
Trademark
DUTA LUWAK
BROTHER’S LINK
Sebagai Referensi
Langkah Awal Penawaran Produk Kopi Luwak Kepada Anda
Oleh : Mega Setiawan
Asal mula Civet Coffee - Kopi Luwak di Indonesia berkaitan erat dengan
sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia, Pada awal abad ke-18, Penjajah
Belanda membuka perkebunan Tanaman Komersial di Hindia Belanda terutama di
Pulau Jawa dan Sumatera, bibit kopi yang dibawa dan ditanam tersebut adalah
jenis Arabika dan Robusta yang didatangkan dari Yaman.
Pada era "Tanam Paksa" 1830 -
1870, Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi memetik buah kopi dalam
perkebunan mereka tersebut untuk konsumsi pribadi pekerja pribumi, Akan tetapi ada
keinginan penduduk lokal atau pribumi untuk mencoba mencicipi minuman yang
disebut kopi itu, Namun terhalang larangan tersebut akhirnya kemudian pekerja
perkebunan menemukan biji kopi yang berserakan berupa gumpalan yang bukan
diambil sendiri dari batangnya, Bahwa ternyata diketahui ada sejenis hewan yang
disebut Musang yang gemar memakan buah biji kopi yang sudah Merah / Masak (Siap
Dipanen).
Tetapi anehnya hanya beberapa biji saja
yang ditelan hewan jenis Musang itu dan sisanya masih berserakan dibawah pohon
kopi tersebut, Tetapi pekerja takut untuk mengambilnya sebab selalu diawasi,
Didalam buah biji kopi terdapat kelenjar manis daging buah kopi yang digemari
hewan jenis Musang ini, Lalu biji yang benar-benar masak dan berwarna merah itu
dipilih satu-persatu oleh hewan jenis Musang tersebut untuk ditelan, Khusus biji
kopi yang terbaik saja yang ditelannya, Sementara dalam buah kopi terdapat kulit
email keras dan biji kopinya pun masih utuh tidak tercerna ikut keluar bersama
kotoran hewan jenis Musang ini, Biji kopi yang bercampur kotoran hewan inilah
yang kemudian diambil pekerja lokal mengingat Warga Belanda pemilik perkebunan tersebut
jijik melihatnya, Karena Warga Belanda pemilik perkebunan tersebut tidak tahu
bahwa biji kopi tersebut masih diselimuti kulit Email keras yang melindungi
biji kopi nya, Dikumpulkan, Diproses (Pengelupasan Kulit Ari), Dicuci, Disangrai,
Ditumbuk, Kemudian Diseduh dengan Air Panas dan dikonsumsi pekerja dengan
sembunyi-sembunyi.
Kabar mengenai hal tersebut serta beberapa
pengakuan akan kenikmatan kopi aromatik tersebut akhirnya terdengar oleh Warga
Belanda pemilik perkebunan, Maka kemudian Warga Belanda pemilik perkebunan tersebut
mencoba untuk mencicipi sebagai pembuktian pengakuan kabar yang beredar,
Ternyata benar yang pada akhirnya kopi ini menjadi Kegemaran Orang Kaya
Belanda, Ditinjau dari kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim
yang diketahui bahwa bukan biji langsung yang bercampur dengan koporan hewan
jenis musang itu melainkan masih terdapat kulit email keras yang melindungi
bijinya, Akhirnya kopi ini pun menjadi kopi yang sangat mahal sejak Zaman
Kolonial.
Hewan Musang atau yang sering disebut
suku jawa pada umumnya adalah Luwak senang sekali mencari buah-buahan yang
cukup baik, Dengan rasa manis dan masak, Termasuk buah kopi Merah / Masak sebagai
makanannya, Musang / Luwak akan memilih buah biji kopi yang terbaik dan betul-betul
masak sebagai makanannya, Setelah itu biji kopi yang ditelan tersebut masih dilindungi
Kulit Keras (Email) yang tidak dapat tercerna dalam lambungnya maka akan keluar
bersama kotoran hewan jenis Musang tersebut.
Biji kopi seperti ini, Pada masa itu akhirnya
sering dicari para petani kopi di area perkebunan kopi, Karena diyakini berasal
dari biji kopi terbaik yang telah difermentasikan secara alami dalam lambung perut
hewan jenis Musang / Luwak, Rasa kopinya memang benar-benar berbeda dan spesial
di kalangan para penggemar dan penikmat kopi pada zaman itu.
Karena keunikan maupun proses yang tak
lazim itu, Ditambah keikut-sertaan andil sebagai obyeknya dari tumbuhan kopi
untuk menciptakan keunikan adalah hewan jenis Musang atau yang sering disebut
suku jawa pada umumnya adalah Luwak, Lalu kelangkaannya kopi itu sendiri
dikarenakan hewan Musang / Luwak sangat selektif memilih buah biji kopi yang
terbaik dan betul-betul masak sebagai makanannya, Akhirnya kopi unik ini di sebut
KOPI LUWAK – CIVET COFFEE
Setelah sekian lama sejarah itu
terlupakan Masyarakat Indonesia pada umumnya.
Dimulai tahun 2008 tepatnya di daerah
Kabupaten Lampung Barat Propinsi Lampung yang merupakan daerah sangat subur dengan
letak geografis yang dikelilingi alami pegunungan dan hutan asli yang mayoritas
masyarakatnya bertani, Berkebun kopi selain sayur-mayur dan komoditi lainnya, Mengingat
sebagian besar wilayah Kabupaten Lampung Barat dengan tingkat kesuburan tanah
yang baik, Hal tersebut memungkinkan Kabupaten Lampung Barat melimpah panen
kopi sepanjang tahun disebabkan petani kopi saat ini telah beralih ke system
stek sehingga masa panen tidak bersamaan, Bahkan saling bergantian masa panen
kopinya antar Desa dan Kecamatan dalam Kabupaten ini.
Jenis kopi yang ditanam petani kopi di Kabupaten Lampung
Barat juga lengkap yaitu jenis kopi ROBUSTA, ROBINSON, ARABICA dan LIBERICA
Namun yang sangat dominan adalah jenis kopi
ROBUSTA walaupun jenis kopi lain seperti ROBINSON, ARABICA dan LIBERICA itu ada,
Jenis kopi lain juga tumbuh sampai kedaerah perbatasan Kabupaten Lampung Barat dan Propinsi lain, Mengingat Kabupaten
Lampung Barat merupakan daerah perbatasan dari propinsi beberapa propinsi,
yaitu Propinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu.
Hewan dan jenisnya sangat banyak ragam di
Kabupaten Lampung Barat ini, Dengan letak geografis yang mendukung dikelilingi
pegunungan dan hutan asli, Terutama untuk hewan Musang / Luwak jenis Musang
Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis Binturung (Archictis Binturong).
Musang Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis
Binturung ( Archictis Binturong) adalah kedua jenis binatang pemakan
buah-buahan dan biji-bijian termasuk Buah Kopi Merah / Masak dari sekian jenis
spesies Musang / Luwak yang ada, Juga Musang / Luwak tersebut tergolong
binatang buas (KARNIVORA) Pemakan Daging dan bersifat pemakan sesama (KANIBALISME).
Awalnya khususnya di Kabupaten Lampung Barat dan
Indonesia pada umumnya, Dari sekilas sejarah yang terlupakan, Hewan jenis Musang
/ Luwak ini sering menjadi masalah bagi petani kopi karena sifatnya selain
pemakan buah-buahan dan biji-bijian yang termasuk buah kopi, Musang / Luwak cendrung
merusak lahan perkebunan kopi para petani dengan cara mematahkan batang tangkai
kopi yang berbuah Merah / Masak sementara Musang / Luwak memilih lagi biji kopi
yang terbaik saja untuk makanannya, Dalam satu tangkai tersebut belum tentu
Merah / Masak keseluruhan dan dimakannya, Otomatis petani merasa dirugikan
dengan buah kopi yang belum masak namun tangkai batangnya telah dipatahkan oleh
hewan Musang / Luwak, Buah sisa dari patahan tangkai batang tersebut akan busuk
yang membuat geram para petani kopi, Selain itu secara tidak langsung hewan Musang
/ Luwak tersebut mencuri hasil panen kopi mereka dikebun.
Bukan hanya petani kopi yang sangat dirugikan Hewan
jenis Musang / Luwak ini, Para peternak unggas maupun pemilik ternak unggas
rumahan pun merasa Musang / Luwak menjadi hama yang besar bagi mereka, Karena sifat-sifat
alami binatang tersebut, Musang / Luwak selalu mencuri maupun memangsa
unggas-unggas ternak mereka sehingga tidak sedikit dari petani dan peternak
unggas yang memburu mati Musang / Luwak.
Akhirnya tersiar kabar dari sekian lama sejarah terlupakan,
Dimulai banyaknya berita dunia yang mengekspost dan menjadi perbincangan global
tentang kopi unik yang dihasilkan hewan jenis Musang / Luwak yang konon bernama
KOPI LUWAK – CIVET COFFEE.
Ternyata sejarah kopi unik yang dihasilkan hewan
jenis Musang / Luwak itu tidak hanya ada di Indonesia melainkan dari beberapa negara
dunia pun memiliki sejarah akan kenikmatan dan keunikan kopi ini yang dianggap
langka dan sudah punah saat ini, Penelitian dan suvey pun dari berbagai negara
pun mengarah ke Indonesia.
Hasilnya sejarah pun dianggap benar ada rahasia besar
dibalik keistimewaan hewan jenis Musang / Luwak tersebut, Karena proses
Fermentasi biji kopi yang ditelan hewan jenis Musang / Luwak tersebut, Setelah melalui
proses alami insting hewan Musang / Luwak mensortir langsung biji kopi Merah /
Masak khusus yang terbaik saja untuk makanannya, Juga biji kopi yang tertelan di
Lambung Musang / Luwak terjadi pemanasan biji kopi melalui fermentasi enzim lambung
hewan Musang / Luwak, Maka tercipta kopi dengan citarasa tinggi yang mengandung
beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh manusia yang mengkonsumsi kopi tersebut.
Melalui sortir alami yang dilakukan hewan jenis Musang
/ Luwak dengan insting alaminya dan fermentasi nyata biji kopi didalam lambungnya
tersebut, Dikaitkan sejarah Indonesia maupun sejarah tentang kopi ini dari beberapa
negara dunia, Akhirnya minuman ini sangat tersohor di seluruh dunia yang mana ditemukan
lagi di Indonesia.
Kopi Luwak memiliki cita rasa Eksotik dan Khas
Aromatik seduhan kopi, Dikenal berbagai kalangan dunia yang ditemukan lagi di
Indonesia setelah lama sejarah terlupakan, Terlebih lagi hewan jenis Musang / Luwak
dan tumbuhan kopi nya lengkap ada di Indonesia.
Cita rasa eksotik Kopi Luwak yang pada akhirnya menjadi
minuman berkelas diberbagai negara dunia dan spesial keunikan proses inilah
yang tidak diketahui sebelumnya oleh masyarakat khususnya daerah Kabupaten
Lampung Barat yang sangat lengkap memiliki sumber daya tersebut yaitu Musang
Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis Binturung (Archictis Binturong) juga
tumbuhan kopi berkelas dunia Robusta dan Arabica, Setelah sekian lama sejarah
terlupakan, Sehingga Musang / Luwak sering diburu mati karena dianggap sebagai
hama.
Bagi seorang Coffee Lovers atau pengkonsumsi kopi
yang memiliki tradisi bahwa jangan pernah mengakui dirinya seorang pecinta kopi
sejati jika belum mencicipi citarasa Kopi Luwak.
Keprihatinan pun muncul setelah kondangnya Kopi
Luwak di seluruh dunia tersebut akhirnya banyak yang menawarkan Kopi Luwak dengan
embel-embel keaslian Kopi Luwak yang ditawarkan, Namun tidak mampu membuktikan
keaslian Kopi Luwak yang ditawarkan tersebut kepada konsumen, Terlebih penekanan
terhadap jenis Musang / Luwak apa saja yang benar-benar mensortir buah kopi
terbaik, Yang buah kopi tersebut benar-benar masak, Dipilih melalui insting
alami yang sangat tajam dari hewan Musang / Luwak tersebut, Lalu menelan biji buah
kopi tersebut untuk fermentasi didalam enzim lambungnya, Dibuktikan hasilnya
apakah benar-benar berkualitas baik.
Keaslian Kopi Luwak tidak hanya ditentukan pada merk
dagang ternama saja dengan promosi artis besar-besaran atau meninjau dari sudut
pandang harganya yang melambung tinggi diatas level rata-rata harga kopi pada
umumnya, Tetapi pelajari dan telusuri dari perjalanan kopi itu sendiri yang
diawali dari Mulai Tanam Kopi Oleh Petani.?! Daerah Geografis penghasil Kopi
Luwak.?! Ekosistem hewan jenis Musang / Luwak.?! Lokasi Peternakan /
Penangkaran hewan Musang / Luwak dan jenis Musang / Luwak apa yang digunakan.?!
Hewan Musang / Luwak Jenis Apa Yang Diberdayakan.?! Proses Kopi Luwak Itu
Sendiri.?! Pengalaman Dan Tingkat Keaslian Kopi Luwak Oleh Pengelolanya.?! Sampai
Kepada Proses Penyajian.
Keseluruhan proses produksi Kopi Luwak itu
memakan waktu yang sangat panjang dan pengawasan yang ketat oleh Peternak Musang
/ Luwak maupun Pengelola proses Kopi Luwak itu sendiri karena dari proses sangat
menentukan Cita Rasa kopi luwak terlebih untuk keaslian Kopi Luwak tersebut.
Akhirnya berawal keprihatinan yang terjadi
tentang Kopi Luwak serta mempelajari wacana-wacana diatas, Bermodalkan
pengalaman tentang hewan jenis Musang / Luwak yang kebetulan memang habitatnya lengkap
di Daerah Kabupaten Lampung Barat dan Daerah Kabupaten Lampung Barat merupakan
salah satu central kopi terbesar di Indonesia yang Grade kualitas kopi nya
masuk standart dunia yaitu Jenis Robusta dan Arabica.
Sejak tahun 1992 sudah sangat mengenal karakter
hewan jenis Musang / Luwak, Bahkan langsung memelihara dan merawat hewan jenis Musang
Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis Binturung (Archictis Binturong) tersebut,
Walaupun hanya sekadar hobi dan kebetulan hidup dalam lingkungan keluarga yang
penyayang hewan.
Timbullah ide untuk memelihara sendiri hewan Musang
/ Luwak jenis Musang Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis Binturung (Archictis
Binturong) untuk memproduksi Kopi Luwak dengan tujuan mendapatkan keyakinan
untuk tetap menjaga dan mengedepankan keaslian Kopi Luwak karena dalam
pengawasan langsung yang sangat teliti, Sekaligus menangkarkan dan
mengembangbiakkan hewan jenis Musang Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis
Binturung (Archictis Binturong) tersebut agar tidak punah.
Tepatnya Tanggal 12 Januari 2008 dengan inisiatif
dan dukungan keluarga serta masukan dari beberapa rekan-rekan yang sudah
seperti keluarga sendiri, Maka dibentuklah Peternakan dan Pengolahan Produk
Kopi Luwak dengan nama DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Sampai saat ini dengan alamat sekretariat
sederhananya :
Alamat :
DUTA LUWAK
BROTHER’S LINK
Jl. Raden Intan Gg. Menako No. 111 Way Mengaku
Kecamatan Balik Bukit
Kabupaten Lampung Barat
Propinsi Lampung –
Sumatera – Indonesia
34812
Awal yang sangat sederhana, Berjalan apa adanya, Didukung
beberapa rekan-rekan untuk menyatukan ide sederhana ini dan merintis usaha
kecil ini, Untuk bersama-sama mengembangkan berternak Musang / Luwak untuk
produksi Kopi Luwak dengan sistem alami seperti halnya Musang / Luwak memakan
buah kopi di alam liarnya, sekaligus melestarikan habitat hewan ini, Dengan mencegah
siapapun khususnya petani kopi dan pemilik unggas untuk tidak memburu mati hewan
ini dengan membeli hasil tangkapannya, Berupaya dan berhasil dalam penangkaran
Musang / Luwak agar dapat berkembang biak, Beternak namun tetap menjaga
ekosistem yang ada, Dengan komitmen dan agenda untuk menjaga kesahatan Musang /
Luwak untuk pada akhirnya nanti dilepas kembali dihutan.
Dengan rintisan dan perjalanan untuk membangun usaha
kecil ini begitu sangat sulit sekali, Dengan modal yang mengandalkan keyakinan
dan pengalaman, Mengingat biaya untuk perawatan hewan Musang / Luwak dan
produksi Kopi Luwak sangat besar, Sementara tidak adanya jaminan pasar untuk produk
Kopi Luwak dari masyarakat langsung mengingat minimnya biaya promosi, Terlebih
tidak adanya dukungan sama sekali dari Pihak Pemerintah dalam hal membantu mengembangkan
usaha kecil masyarakat apalagi untuk pemasaran Kopi Luwak yang diproduksi
masyarakat kecil, namun DUTA LUWAK BROTHER’S LINK tetap bertahan sampai saat
ini dengan kesederhanaan dan penjualan produk Kopi Luwak apa adanya, Tetap
menjaga dan mengedepankan Keaslian Produk Kopi Luwak, Menjaga Kualitas Produk Kopi
Luwak dengan sistem pemberian makan buah kopi Merah / Masak yang masih segar murni
seperti halnya Musang / Luwak memilih sendiri buah kopi Merah / Masak yang
masih segar dialamnya, Memberi informasi seluas-luasnya tentang sistem produksi
Kopi Luwak DUTA LUWAK BROTHER’S LINK serta membuka diri agar calon konsumen
setidaknya mau datang untuk survey dan membuktikan keaslian Kopi Luwak DUTA
LUWAK BROTHER’S LINK langsung dipeternakan.
Dengan mengandalkan keyakinan dan pengalaman,
Mengedepankan kejujuran dan jiwa tulus persaudaraan, Semoga suatu saat rezeki
itu datang dengan dipertemukannya Pembeli yang benar dan jujur kepada Penjual benar
dan jujur, Kami DUTA LUWAK BROTHER’S LINK yakin suatu saat itu terjadi, Demi
kelangsungan hidup hewan Musang / Luwak dan peternaknya.
************************************************
PROSES PENGOLAHAN
************************************************
Proses
pengolahan produksi kopi luwak yang diproduksi DUTA LUWAK BROTHER’S LINK ditangani
secara khusus sesuai pengalaman yang ada dengan mengedepankan keinginan pasar
(Pembeli) dan sesuai standar kualitas produksi
DUTA LUWAK BROTHER’S LINK yang telah disertifikasi oleh Sucofindo, Pada umumnya
yang sangat menonjol adalah pada proses makan buah kopi Merah / Masak segar untuk
dimakan oleh Musang / Luwak itu sendiri.
Proses yang
digunakan DUTA LUWAK BROTHER’S LINK melalui beberapa tahapan dan benar-benar dari
buah kopi Merah / Masak segar yang dipilih dahulu munggunakan air dan kemudian
disortir kembali oleh insting alami hewan Musang / Luwak, lalu dimakan dan
ditelan Musang / Luwak.
Dalam
prosesnya fermentasinya berada didalam lambung Musang / Luwak tersebut selama -/+
2 jam sampai dengan -/+ 12 jam, hal ini membuat proses fermentasi biji kopi didalam
lambung Musang / Luwak menjadi sempurna sehingga tercipta citarasa kopi yang
eksotik juga aroma kopi seduh yang sangat nikmat.
Proses-proses tersebut melalui beberapa tahapan yakni :
(1)
Dari Buah Kopi Merah Segar Yang Baru Dipetik (Sudah Melalui Proses Cuci
Dan Sortir Rimbang Air Tangan Manusia).
(2)
Buah Kopi Merah Segar Tersebut Disortir Lagi Lalu Dimakan Hewan Musang /
Luwak.
(3)
Proses Fermentasi Dalam Lambung Hewan Musang / Luwak.
(4)
Penjemuran Biji Kopi Luwak Yang Dikeluarkan Hewan Musang / Luwak Dalam
Bentuk Aslinya Raw / Brenjelan Dibawah Terik Matahari Langsung / Full Sun
Drying (Proses Ini Untuk
Mempertahankan Raw/Brenjelan)
(5)
Kopi Luwak Yang Dikeluarkan Hewan Musang / Luwak Dalam Bentuk Aslinya Raw
/ Brenjelan Dicuci Bersih Dengan Air Bersih Dan Beberapa Kali Bilas Lalu Dijemur
Dibawah Terik Matahari / Full Sun Drying (Untuk Proses
Gabah).
(6)
Pemisahan Kulit Email Biji Kopi Luwak Brenjelan Kering Ataupun Gabah
Untuk Menjadi Biji Kopi Luwak Siap Goreng.
(7)
Sortir Ketat Biji Kopi Luwak Siap Goreng Tentunya Biji Kopi Luwak Kering
Yang Terbaik, Sortir Biji Kopi Luwak Utuh, Tidak Pecah, Tidak Busuk.
(8)
Pencucian Biji Kopi Luwak Siap Goreng Sampai Bersih.
(9)
Penggorengan.
(10)
Pembubukan.
Dari seluruh
tahapan proses yang dilakukan tersebut, Menggunakan sistem sederhana dan cara
tradisional Adat Lampung Barat untuk menjaga keaslian dan kemurnian Kopi Luwak
yang sesungguhnya.
Selanjutnya
setelah proses penggorengan sesuai karakter penggorengan yang diinginkan pasar
maka didinginkan terlebih dahulu dengan alami tanpa kipas maupun alat bantu
lainnya, Setelah dingin lalu dibubukan untuk siap seduh, Lalu dikemas menggunakan
kemasan Aluminium
Foil (One Way Valve) yang sterill
untuk menjaga agar bubuk kopi tetap fresh sampai tujuan dan bertahan lama, Kemasan Kopi Aluminium
Foil (One Way Valve) ini berguna sebagai lubang
ventilasi gas CO2 dari dalam kemasan dan mencegah kontaminasi udara dari luar
(kelembaban oksigen) untuk masuk ke dalam, Hal ini memungkinkan kopi luwak untuk
dapat dikemas segera setelah dipanggang / digoreng (Roasted) dan gas karbon
hasil pembakaran tersebut selanjutnya disalurkan dari Valve satu arah tanpa
perlu khawatir kemasan menggelembung karena pemampatan gas karbon tersebut, Kopi
tetap fresh sampai ketangan konsumen dan bertahan lebih lama sejak pemanggangan
(Roasted) dan dikemas, menjaga citarasa dan aroma kopi luwak seperti baru saja
di goreng (Roasted) maupun dibubuk.
Proses
penggorengan dan pembubukan kopi luwak yang diproduksi DUTA LUWAK BROTHER’S
LINK dilakukan segera pada saat ada pemesanan saja agar aroma dan kualitas kopi
luwak tetap prima, sedangkan untuk jangka waktu kadaluarsa sejak proses
penggorengan maupun pembubukan adalah 1 tahun sesuai anjuran Dinas Kesehatan sesuai
sertifikasi P-IRT yang diterima DUTA LUWAK BROTHER’S LINK.
DUTA LUWAK BROTHER’S LINK bukan semata-mata
tergiur dengan produk melimpah dan keuntungan yang tinggi dari penjualan, Disini
DUTA LUWAK BROTHER’S LINK juga membantu melestarikan ekosistem dan kelangsungan
habitat Musang / Luwak itu sendiri agar tidak punah karena Ekploitasi dan
Perburuan besar-besaran, namun DUTA LUWAK BROTHER’S LINK masih bertahan dengan
pemasaran Kopi Luwak apa adanya, Minimnya biaya yang dimiliki untuk mengelola peternakan
dan menangkarkan Musang / Luwak ini, Sehingga DUTA LUWAK BROTHER’S LINK sangat
mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak semoga dapat mambantu peternak
Musang / Luwak, Membina dan memasarkan hasil produksi Kopi Luwak dari
peternakan masyarakat kecil ini secara berkesinambungan mengingat minimnya
kemampuan materil peternak akan hal ini, demi kelangsungan hidup Musang / Luwak
dan peternaknya.
DUTA LUWAK BROTHER'S LINK
Kami Adalah Perusahaan Dibidang Perternakan
dan Budidaya Musang / Luwak
di Lampung Barat - Sumatera - Indonesia
Penghasil Produk Kopi Luwak 100% Keaslian Dan Langsung Dari Sumbernya Karena
Kami Memelihara Sendiri Musang / Luwak Tersebut Dengan Pengawasan Yang Ketat
Dan Perawatan Yang Maksimal, Dengan Kualitas Produk International
Kami Mencoba
Menawarkan Kepada Anda Produk Kopi Luwak 100% Asli Baik Sistem Budidaya
Peternakan Maupun Kopi Luwak Hutan / Liar, Dengan Spesifikasi Kopi Jenis
Robusta Atau Arabica, Dari Bentuk Kopi Luwak Bahan Baku Raw/Brenjelan Bongkahan
Kopi Luwak Sampai Bubuk Kopi Luwak Siap Seduh
Dengan Senang Hati Jika Berkenan Datang Saja
Langsung Kepeternakan Kami Untuk Mengecek Langsung Sistem Proses Peternakan /
Budidaya Produk Kopi Luwak
DUTA LUWAK BROTHER'S LINK
************************************************
Untuk Pemesanan Jarak Jauh
Pengiriman Paket Kepada Anda Melalui Expedisi
Resmi Terpercaya
(Resi Pengiriman Paket Akan Segera Di Laporkan
Kepada Anda)
Pengiriman Dana Kepada Kami Via Transfer Bank
Resmi
Yang Tertera Didalam Blogs Ini
(Disesuaikan Kembali Jika Mendapatkan Nomor Rekening Melalui SMS)
Setiap Pembelian Produk Diatas 2kg Akan Kami Lengkapi
Dengan Video Movie DVD
Tentang Pengolahan Kopi Luwak
Proses Sistem Peternakan / Budidaya Hewan Musang
/ Luwak
Untuk Produk Kopi Luwak
DUTA LUWAK BROTHER'S LINK
************************************************
REKENING RESMI :
Atas Nama Owner
DUTA LUWAK BROTHER'S LINK
************************************************
MEGA SETIAWAN, S.Ip
BRI Account : 0247.01.010607.50.1.
Atau
MANDIRI Account : 114.00.0730423.4.
************************************************
***************************************
****************************
******************
Sebelum Maupun Sesudah Order Confirmasikan Dana
Pengiriman Anda Kepada
Owner DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Contact Person Owner :
MEGA SETIAWAN
081272220666 Atau 081997000068 Atau 081553059999
Atau 085335252222 Atau 08562976666
Email :
dutaluwak@ymail.com *** Atau *** dutaluwak@gmail.com
************************************************
Keluar Dan Masuknya Dana Direkening Resmi DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Pembukuan Di Account Bank Tersebut Sangatlah
jelas
(Jam Maupun Tanggal Transfer Dana)
Pastikan Dana
Anda Aman
Untuk
Menghindari Hal-hal yang tidak diharapkan
Paket Order Anda
Akan Kami Kirim Segera Setelah
Dana Masuk
Kerekening Resmi DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Kejujuran Dan
Tanggung Jawab Kita Diujung Lidah
Semoga Kita
Semua Dapat Menjaganya
************************************************
KOPI LUWAK
100% ASLI CUMA ADA DISINI...
Kami
Menawarkan Kepada Anda
Untuk
Membuktikan Keasliannya Terlebih Dahulu.!!!
Dengan Mengundang Anda Untuk Datang Kepeternakan Musang / Luwak
DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Agar Anda Survei
Langsung Produk Kami
Karena Kami
Sumber Utama Langsung Untuk Produksi Kopi Luwak 100% Original
Alamat :
DUTA LUWAK
BROTHER’S LINK
Jl. Raden Intan Gg. Menako No. 111 Way Mengaku
Kecamatan Balik Bukit
Kabupaten Lampung Barat
Propinsi Lampung –
Sumatera – Indonesia
34812