WELCOME TO CIVET COFFEE - KOPI LUWAK
Coffee From Digested Cat Beans (Musang / Luwak)
“DUTA LUWAK BROTHER’S LINK”

Lampung Barat - Sumatera - Indonesia

******************************************************************************************************************************
******************************************************************************************************************************

Kunjungi Video You-Tube Tentang "DUTA LUWAK BROTHER'S LINK"

Loading...

PROTECTED BY COPYSCAPE DO NOT COPY

Last Modified Juni 23, 2013 - All Activities “DUTA LUWAK BROTHER’S LINK” Still Remain Active Until You Visit This Page Blogs Now

****************************************************************************************************************

Kopi Luwak Asli Dari Sumber Langsung Yang Terpercaya Karena Hewan Musang Atau Luwak Pemakan Kopi Dipelihara Sendiri, Ditangkarkan Dan Dibudidayakan Untuk Memproduksi Kopi Luwak Murni Layaknya Hewan Musang Atau Luwak Dialam Liar, Produk Kopi Luwak Yang Diprosespun Tanpa Campuran Apapun Dan Kopi Luwak Tersebut Diproduksi Secara Higienis Yang Telah Tersertifikasi Dari Dinas Kesehatan Dan Sucofindo

Agar Tidak Mengubah Pola Dan Sistem Alami Kopi Luwak Untuk Memproses Sampai Siap Dikonsumsi Ditangani Secara Tradisional Adat Lampung Yang Merupakan Salah Satu Daerah Penghasil Biji Kopi Terbesar Di Indonesia


Kopi Luwak Berasal Dari Dataran Dinggi Lampung Barat Yang Merupakan Penghasil Biji Kopi Terbaik Di Indonesia, Kopi Yang Difermentasi Oleh Musang / Luwak Secara Alami, Diolah Secara Tradisional Melalui Tangan - Tangan Terampil Para Peracik Kopi Adat,

Memberi Citarasa Murni & Alami Kopi Luwak Asli, Sebuah Kesempurnaan Tiada Tanding...

Kunjungi Peternakan & Budidayanya...

Alamat :
"DUTA LUWAK BROTHER'S LINK"
Jln. Raden Intan Gg. Menako No. 111 Way Mengaku Kec. Balik Bukit

Lampung Barat - Sumatera - Indonesia
34812


Contact Person Owner :
Mr. MEGA SETIAWAN
081272220666 Atau 081997000068 Atau 085335252222 Atau 08562976666

Email :
dutaluwak@ymail.com *** Atau *** dutaluwak@gmail.com

******************************************************************************************************************************
******************************************************************************************************************************

Miss Coffee Indonesia Dipenangkaran Musang

Miss Coffee Indonesia Dipenangkaran Musang
27 - 28 Juni 2013

DUTA LUWAK BROTHER'S LINK

SELAMAT DATANG
Diprofile Resmi
DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Lampung Barat – Sumatera – Indonesia
************************************************
Informasi Singkat Mengenai Bidang Usaha Produksi Kopi Luwak (Civet Coffee)
Lokasi Sumber Produksi Resmi Terpecaya
Yang Menjaga Keaslian Produk Kopi Luwak (Civet Coffee)
Trademark
DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Sebagai Referensi Langkah Awal Penawaran Produk Kopi Luwak Kepada Anda
Oleh : Mega Setiawan


Asal mula Civet Coffee - Kopi Luwak di Indonesia berkaitan erat dengan sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia, Pada awal abad ke-18, Penjajah Belanda membuka perkebunan Tanaman Komersial di Hindia Belanda terutama di Pulau Jawa dan Sumatera, bibit kopi yang dibawa dan ditanam tersebut adalah jenis Arabika dan Robusta yang didatangkan dari Yaman.

Pada era "Tanam Paksa" 1830 - 1870, Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi memetik buah kopi dalam perkebunan mereka tersebut untuk konsumsi pribadi pekerja pribumi, Akan tetapi ada keinginan penduduk lokal atau pribumi untuk mencoba mencicipi minuman yang disebut kopi itu, Namun terhalang larangan tersebut akhirnya kemudian pekerja perkebunan menemukan biji kopi yang berserakan berupa gumpalan yang bukan diambil sendiri dari batangnya, Bahwa ternyata diketahui ada sejenis hewan yang disebut Musang yang gemar memakan buah biji kopi yang sudah Merah / Masak (Siap Dipanen).

Tetapi anehnya hanya beberapa biji saja yang ditelan hewan jenis Musang itu dan sisanya masih berserakan dibawah pohon kopi tersebut, Tetapi pekerja takut untuk mengambilnya sebab selalu diawasi, Didalam buah biji kopi terdapat kelenjar manis daging buah kopi yang digemari hewan jenis Musang ini, Lalu biji yang benar-benar masak dan berwarna merah itu dipilih satu-persatu oleh hewan jenis Musang tersebut untuk ditelan, Khusus biji kopi yang terbaik saja yang ditelannya, Sementara dalam buah kopi terdapat kulit email keras dan biji kopinya pun masih utuh tidak tercerna ikut keluar bersama kotoran hewan jenis Musang ini, Biji kopi yang bercampur kotoran hewan inilah yang kemudian diambil pekerja lokal mengingat Warga Belanda pemilik perkebunan tersebut jijik melihatnya, Karena Warga Belanda pemilik perkebunan tersebut tidak tahu bahwa biji kopi tersebut masih diselimuti kulit Email keras yang melindungi biji kopi nya, Dikumpulkan, Diproses (Pengelupasan Kulit Ari), Dicuci, Disangrai, Ditumbuk, Kemudian Diseduh dengan Air Panas dan dikonsumsi pekerja dengan sembunyi-sembunyi.

Kabar mengenai hal tersebut serta beberapa pengakuan akan kenikmatan kopi aromatik tersebut akhirnya terdengar oleh Warga Belanda pemilik perkebunan, Maka kemudian Warga Belanda pemilik perkebunan tersebut mencoba untuk mencicipi sebagai pembuktian pengakuan kabar yang beredar, Ternyata benar yang pada akhirnya kopi ini menjadi Kegemaran Orang Kaya Belanda, Ditinjau dari kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim yang diketahui bahwa bukan biji langsung yang bercampur dengan koporan hewan jenis musang itu melainkan masih terdapat kulit email keras yang melindungi bijinya, Akhirnya kopi ini pun menjadi kopi yang sangat mahal sejak Zaman Kolonial.

Hewan Musang atau yang sering disebut suku jawa pada umumnya adalah Luwak senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik, Dengan rasa manis dan masak, Termasuk buah kopi Merah / Masak sebagai makanannya, Musang / Luwak akan memilih buah biji kopi yang terbaik dan betul-betul masak sebagai makanannya, Setelah itu biji kopi yang ditelan tersebut masih dilindungi Kulit Keras (Email) yang tidak dapat tercerna dalam lambungnya maka akan keluar bersama kotoran hewan jenis Musang tersebut.

Biji kopi seperti ini, Pada masa itu akhirnya sering dicari para petani kopi di area perkebunan kopi, Karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik yang telah difermentasikan secara alami dalam lambung perut hewan jenis Musang / Luwak, Rasa kopinya memang benar-benar berbeda dan spesial di kalangan para penggemar dan penikmat kopi pada zaman itu.

Karena keunikan maupun proses yang tak lazim itu, Ditambah keikut-sertaan andil sebagai obyeknya dari tumbuhan kopi untuk menciptakan keunikan adalah hewan jenis Musang atau yang sering disebut suku jawa pada umumnya adalah Luwak, Lalu kelangkaannya kopi itu sendiri dikarenakan hewan Musang / Luwak sangat selektif memilih buah biji kopi yang terbaik dan betul-betul masak sebagai makanannya, Akhirnya kopi unik ini di sebut KOPI LUWAK – CIVET COFFEE

Setelah sekian lama sejarah itu terlupakan Masyarakat Indonesia pada umumnya.

Dimulai tahun 2008 tepatnya di daerah Kabupaten Lampung Barat Propinsi Lampung yang merupakan daerah sangat subur dengan letak geografis yang dikelilingi alami pegunungan dan hutan asli yang mayoritas masyarakatnya bertani, Berkebun kopi selain sayur-mayur dan komoditi lainnya, Mengingat sebagian besar wilayah Kabupaten Lampung Barat dengan tingkat kesuburan tanah yang baik, Hal tersebut memungkinkan Kabupaten Lampung Barat melimpah panen kopi sepanjang tahun disebabkan petani kopi saat ini telah beralih ke system stek sehingga masa panen tidak bersamaan, Bahkan saling bergantian masa panen kopinya antar Desa dan Kecamatan dalam Kabupaten ini.

Jenis kopi yang ditanam petani kopi di Kabupaten Lampung Barat juga lengkap yaitu jenis kopi ROBUSTA, ROBINSON, ARABICA dan LIBERICA

Namun yang sangat dominan adalah jenis kopi ROBUSTA walaupun jenis kopi lain seperti ROBINSON, ARABICA dan LIBERICA itu ada, Jenis kopi lain juga tumbuh sampai kedaerah perbatasan Kabupaten Lampung Barat dan Propinsi lain, Mengingat Kabupaten Lampung Barat merupakan daerah perbatasan dari propinsi beberapa propinsi, yaitu Propinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu.

Hewan dan jenisnya sangat banyak ragam di Kabupaten Lampung Barat ini, Dengan letak geografis yang mendukung dikelilingi pegunungan dan hutan asli, Terutama untuk hewan Musang / Luwak jenis Musang Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis Binturung (Archictis Binturong).

Musang Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis Binturung ( Archictis Binturong) adalah kedua jenis binatang pemakan buah-buahan dan biji-bijian termasuk Buah Kopi Merah / Masak dari sekian jenis spesies Musang / Luwak yang ada, Juga Musang / Luwak tersebut tergolong binatang buas (KARNIVORA) Pemakan Daging dan bersifat pemakan sesama (KANIBALISME).

Awalnya khususnya di Kabupaten Lampung Barat dan Indonesia pada umumnya, Dari sekilas sejarah yang terlupakan, Hewan jenis Musang / Luwak ini sering menjadi masalah bagi petani kopi karena sifatnya selain pemakan buah-buahan dan biji-bijian yang termasuk buah kopi, Musang / Luwak cendrung merusak lahan perkebunan kopi para petani dengan cara mematahkan batang tangkai kopi yang berbuah Merah / Masak sementara Musang / Luwak memilih lagi biji kopi yang terbaik saja untuk makanannya, Dalam satu tangkai tersebut belum tentu Merah / Masak keseluruhan dan dimakannya, Otomatis petani merasa dirugikan dengan buah kopi yang belum masak namun tangkai batangnya telah dipatahkan oleh hewan Musang / Luwak, Buah sisa dari patahan tangkai batang tersebut akan busuk yang membuat geram para petani kopi, Selain itu secara tidak langsung hewan Musang / Luwak tersebut mencuri hasil panen kopi mereka dikebun.

Bukan hanya petani kopi yang sangat dirugikan Hewan jenis Musang / Luwak ini, Para peternak unggas maupun pemilik ternak unggas rumahan pun merasa Musang / Luwak menjadi hama yang besar bagi mereka, Karena sifat-sifat alami binatang tersebut, Musang / Luwak selalu mencuri maupun memangsa unggas-unggas ternak mereka sehingga tidak sedikit dari petani dan peternak unggas yang memburu mati Musang / Luwak.

Akhirnya tersiar kabar dari sekian lama sejarah terlupakan, Dimulai banyaknya berita dunia yang mengekspost dan menjadi perbincangan global tentang kopi unik yang dihasilkan hewan jenis Musang / Luwak yang konon bernama KOPI LUWAK – CIVET COFFEE.

Ternyata sejarah kopi unik yang dihasilkan hewan jenis Musang / Luwak itu tidak hanya ada di Indonesia melainkan dari beberapa negara dunia pun memiliki sejarah akan kenikmatan dan keunikan kopi ini yang dianggap langka dan sudah punah saat ini, Penelitian dan suvey pun dari berbagai negara pun mengarah ke Indonesia.

Hasilnya sejarah pun dianggap benar ada rahasia besar dibalik keistimewaan hewan jenis Musang / Luwak tersebut, Karena proses Fermentasi biji kopi yang ditelan hewan jenis Musang / Luwak tersebut, Setelah melalui proses alami insting hewan Musang / Luwak mensortir langsung biji kopi Merah / Masak khusus yang terbaik saja untuk makanannya, Juga biji kopi yang tertelan di Lambung Musang / Luwak terjadi pemanasan biji kopi melalui fermentasi enzim lambung hewan Musang / Luwak, Maka tercipta kopi dengan citarasa tinggi yang mengandung beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh manusia yang mengkonsumsi kopi tersebut.

Melalui sortir alami yang dilakukan hewan jenis Musang / Luwak dengan insting alaminya dan fermentasi nyata biji kopi didalam lambungnya tersebut, Dikaitkan sejarah Indonesia maupun sejarah tentang kopi ini dari beberapa negara dunia, Akhirnya minuman ini sangat tersohor di seluruh dunia yang mana ditemukan lagi di Indonesia.

Kopi Luwak memiliki cita rasa Eksotik dan Khas Aromatik seduhan kopi, Dikenal berbagai kalangan dunia yang ditemukan lagi di Indonesia setelah lama sejarah terlupakan, Terlebih lagi hewan jenis Musang / Luwak dan tumbuhan kopi nya lengkap ada di Indonesia.

Cita rasa eksotik Kopi Luwak yang pada akhirnya menjadi minuman berkelas diberbagai negara dunia dan spesial keunikan proses inilah yang tidak diketahui sebelumnya oleh masyarakat khususnya daerah Kabupaten Lampung Barat yang sangat lengkap memiliki sumber daya tersebut yaitu Musang Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis Binturung (Archictis Binturong) juga tumbuhan kopi berkelas dunia Robusta dan Arabica, Setelah sekian lama sejarah terlupakan, Sehingga Musang / Luwak sering diburu mati karena dianggap sebagai hama.

Bagi seorang Coffee Lovers atau pengkonsumsi kopi yang memiliki tradisi bahwa jangan pernah mengakui dirinya seorang pecinta kopi sejati jika belum mencicipi citarasa Kopi Luwak.

Keprihatinan pun muncul setelah kondangnya Kopi Luwak di seluruh dunia tersebut akhirnya banyak yang menawarkan Kopi Luwak dengan embel-embel keaslian Kopi Luwak yang ditawarkan, Namun tidak mampu membuktikan keaslian Kopi Luwak yang ditawarkan tersebut kepada konsumen, Terlebih penekanan terhadap jenis Musang / Luwak apa saja yang benar-benar mensortir buah kopi terbaik, Yang buah kopi tersebut benar-benar masak, Dipilih melalui insting alami yang sangat tajam dari hewan Musang / Luwak tersebut, Lalu menelan biji buah kopi tersebut untuk fermentasi didalam enzim lambungnya, Dibuktikan hasilnya apakah benar-benar berkualitas baik.

Keaslian Kopi Luwak tidak hanya ditentukan pada merk dagang ternama saja dengan promosi artis besar-besaran atau meninjau dari sudut pandang harganya yang melambung tinggi diatas level rata-rata harga kopi pada umumnya, Tetapi pelajari dan telusuri dari perjalanan kopi itu sendiri yang diawali dari Mulai Tanam Kopi Oleh Petani.?! Daerah Geografis penghasil Kopi Luwak.?! Ekosistem hewan jenis Musang / Luwak.?! Lokasi Peternakan / Penangkaran hewan Musang / Luwak dan jenis Musang / Luwak apa yang digunakan.?! Hewan Musang / Luwak Jenis Apa Yang Diberdayakan.?! Proses Kopi Luwak Itu Sendiri.?! Pengalaman Dan Tingkat Keaslian Kopi Luwak Oleh Pengelolanya.?! Sampai Kepada Proses Penyajian.

Keseluruhan proses produksi Kopi Luwak itu memakan waktu yang sangat panjang dan pengawasan yang ketat oleh Peternak Musang / Luwak maupun Pengelola proses Kopi Luwak itu sendiri karena dari proses sangat menentukan Cita Rasa kopi luwak terlebih untuk keaslian Kopi Luwak tersebut.

Akhirnya berawal keprihatinan yang terjadi tentang Kopi Luwak serta mempelajari wacana-wacana diatas, Bermodalkan pengalaman tentang hewan jenis Musang / Luwak yang kebetulan memang habitatnya lengkap di Daerah Kabupaten Lampung Barat dan Daerah Kabupaten Lampung Barat merupakan salah satu central kopi terbesar di Indonesia yang Grade kualitas kopi nya masuk standart dunia yaitu Jenis Robusta dan Arabica.

Sejak tahun 1992 sudah sangat mengenal karakter hewan jenis Musang / Luwak, Bahkan langsung memelihara dan merawat hewan jenis Musang Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis Binturung (Archictis Binturong) tersebut, Walaupun hanya sekadar hobi dan kebetulan hidup dalam lingkungan keluarga yang penyayang hewan.

Timbullah ide untuk memelihara sendiri hewan Musang / Luwak jenis Musang Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis Binturung (Archictis Binturong) untuk memproduksi Kopi Luwak dengan tujuan mendapatkan keyakinan untuk tetap menjaga dan mengedepankan keaslian Kopi Luwak karena dalam pengawasan langsung yang sangat teliti, Sekaligus menangkarkan dan mengembangbiakkan hewan jenis Musang Bulan (Vivericulla Malaccensis) dan jenis Binturung (Archictis Binturong) tersebut agar tidak punah.

Tepatnya Tanggal 12 Januari 2008 dengan inisiatif dan dukungan keluarga serta masukan dari beberapa rekan-rekan yang sudah seperti keluarga sendiri, Maka dibentuklah Peternakan dan Pengolahan Produk Kopi Luwak dengan nama DUTA LUWAK BROTHER’S LINK

Sampai saat ini dengan alamat sekretariat sederhananya :

Alamat :

DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Jl. Raden Intan Gg. Menako No. 111 Way Mengaku
Kecamatan Balik Bukit
 Kabupaten Lampung Barat
Propinsi Lampung – Sumatera – Indonesia
34812

Awal yang sangat sederhana, Berjalan apa adanya, Didukung beberapa rekan-rekan untuk menyatukan ide sederhana ini dan merintis usaha kecil ini, Untuk bersama-sama mengembangkan berternak Musang / Luwak untuk produksi Kopi Luwak dengan sistem alami seperti halnya Musang / Luwak memakan buah kopi di alam liarnya, sekaligus melestarikan habitat hewan ini, Dengan mencegah siapapun khususnya petani kopi dan pemilik unggas untuk tidak memburu mati hewan ini dengan membeli hasil tangkapannya, Berupaya dan berhasil dalam penangkaran Musang / Luwak agar dapat berkembang biak, Beternak namun tetap menjaga ekosistem yang ada, Dengan komitmen dan agenda untuk menjaga kesahatan Musang / Luwak untuk pada akhirnya nanti dilepas kembali dihutan.

Dengan rintisan dan perjalanan untuk membangun usaha kecil ini begitu sangat sulit sekali, Dengan modal yang mengandalkan keyakinan dan pengalaman, Mengingat biaya untuk perawatan hewan Musang / Luwak dan produksi Kopi Luwak sangat besar, Sementara tidak adanya jaminan pasar untuk produk Kopi Luwak dari masyarakat langsung mengingat minimnya biaya promosi, Terlebih tidak adanya dukungan sama sekali dari Pihak Pemerintah dalam hal membantu mengembangkan usaha kecil masyarakat apalagi untuk pemasaran Kopi Luwak yang diproduksi masyarakat kecil, namun DUTA LUWAK BROTHER’S LINK tetap bertahan sampai saat ini dengan kesederhanaan dan penjualan produk Kopi Luwak apa adanya, Tetap menjaga dan mengedepankan Keaslian Produk Kopi Luwak, Menjaga Kualitas Produk Kopi Luwak dengan sistem pemberian makan buah kopi Merah / Masak yang masih segar murni seperti halnya Musang / Luwak memilih sendiri buah kopi Merah / Masak yang masih segar dialamnya, Memberi informasi seluas-luasnya tentang sistem produksi Kopi Luwak DUTA LUWAK BROTHER’S LINK serta membuka diri agar calon konsumen setidaknya mau datang untuk survey dan membuktikan keaslian Kopi Luwak DUTA LUWAK BROTHER’S LINK langsung dipeternakan.

Dengan mengandalkan keyakinan dan pengalaman, Mengedepankan kejujuran dan jiwa tulus persaudaraan, Semoga suatu saat rezeki itu datang dengan dipertemukannya Pembeli yang benar dan jujur kepada Penjual benar dan jujur, Kami DUTA LUWAK BROTHER’S LINK yakin suatu saat itu terjadi, Demi kelangsungan hidup hewan Musang / Luwak dan peternaknya.

Setidaknya mempertahankan semua ini dengan penuh perjuangan DUTA LUWAK BROTHER’S LINK sudah mendapatkan pengakuan, Walaupun hanya pengakuan, Kami tetap syukuri itu, Silahkan buka untuk sekedar referensi bahan informasi bersama, Kopi Luwak hasil produksi DUTA LUWAK BROTHER’S LINK telah dinikmati -/+ 18 negara dunia dengan menjaga keaslian produk kopi luwak nya https://www.facebook.com/Wisata.Luwak.Indonesia dan diakui dunia untuk kualitas produk Kopi Luwak hasil produksi DUTA LUWAK BROTHER’S LINK http://www.nytimes.com/2010/04/18/world/asia/18civetcoffee.html?scp=33&sq=18%20april%202010&st=cse



************************************************
PROSES PENGOLAHAN
************************************************

Proses pengolahan produksi kopi luwak yang diproduksi DUTA LUWAK BROTHER’S LINK ditangani secara khusus sesuai pengalaman yang ada dengan mengedepankan keinginan pasar (Pembeli) dan sesuai standar kualitas  produksi DUTA LUWAK BROTHER’S LINK yang telah disertifikasi oleh Sucofindo, Pada umumnya yang sangat menonjol adalah pada proses makan buah kopi Merah / Masak segar untuk dimakan oleh Musang / Luwak itu sendiri.

Proses yang digunakan DUTA LUWAK BROTHER’S LINK melalui beberapa tahapan dan benar-benar dari buah kopi Merah / Masak segar yang dipilih dahulu munggunakan air dan kemudian disortir kembali oleh insting alami hewan Musang / Luwak, lalu dimakan dan ditelan Musang / Luwak.

Dalam prosesnya fermentasinya berada didalam lambung Musang / Luwak tersebut selama -/+ 2 jam sampai dengan -/+ 12 jam, hal ini membuat proses fermentasi biji kopi didalam lambung Musang / Luwak menjadi sempurna sehingga tercipta citarasa kopi yang eksotik juga aroma kopi seduh yang sangat nikmat.

Proses-proses tersebut melalui beberapa tahapan yakni :

(1)
Dari Buah Kopi Merah Segar Yang Baru Dipetik (Sudah Melalui Proses Cuci Dan Sortir Rimbang Air Tangan Manusia).

(2)
Buah Kopi Merah Segar Tersebut Disortir Lagi Lalu Dimakan Hewan Musang / Luwak.

(3)
Proses Fermentasi Dalam Lambung Hewan Musang / Luwak.

(4)
Penjemuran Biji Kopi Luwak Yang Dikeluarkan Hewan Musang / Luwak Dalam Bentuk Aslinya Raw / Brenjelan Dibawah Terik Matahari Langsung / Full Sun Drying (Proses Ini Untuk Mempertahankan Raw/Brenjelan)

(5)
Kopi Luwak Yang Dikeluarkan Hewan Musang / Luwak Dalam Bentuk Aslinya Raw / Brenjelan Dicuci Bersih Dengan Air Bersih Dan Beberapa Kali Bilas Lalu Dijemur Dibawah Terik Matahari / Full Sun Drying (Untuk Proses Gabah).

(6)
Pemisahan Kulit Email Biji Kopi Luwak Brenjelan Kering Ataupun Gabah Untuk Menjadi Biji Kopi Luwak Siap Goreng.

(7)
Sortir Ketat Biji Kopi Luwak Siap Goreng Tentunya Biji Kopi Luwak Kering Yang Terbaik, Sortir Biji Kopi Luwak Utuh, Tidak Pecah, Tidak Busuk.

(8)
Pencucian Biji Kopi Luwak Siap Goreng Sampai Bersih.

(9)
Penggorengan.

(10)
Pembubukan.

Dari seluruh tahapan proses yang dilakukan tersebut, Menggunakan sistem sederhana dan cara tradisional Adat Lampung Barat untuk menjaga keaslian dan kemurnian Kopi Luwak yang sesungguhnya.

Selanjutnya setelah proses penggorengan sesuai karakter penggorengan yang diinginkan pasar maka didinginkan terlebih dahulu dengan alami tanpa kipas maupun alat bantu lainnya, Setelah dingin lalu dibubukan untuk siap seduh, Lalu dikemas menggunakan kemasan Aluminium Foil (One Way Valve) yang sterill untuk menjaga agar bubuk kopi tetap fresh sampai tujuan dan bertahan lama, Kemasan Kopi Aluminium Foil (One Way Valve) ini berguna sebagai lubang ventilasi gas CO2 dari dalam kemasan dan mencegah kontaminasi udara dari luar (kelembaban oksigen) untuk masuk ke dalam, Hal ini memungkinkan kopi luwak untuk dapat dikemas segera setelah dipanggang / digoreng (Roasted) dan gas karbon hasil pembakaran tersebut selanjutnya disalurkan dari Valve satu arah tanpa perlu khawatir kemasan menggelembung karena pemampatan gas karbon tersebut, Kopi tetap fresh sampai ketangan konsumen dan bertahan lebih lama sejak pemanggangan (Roasted) dan dikemas, menjaga citarasa dan aroma kopi luwak seperti baru saja di goreng (Roasted) maupun dibubuk.

Proses penggorengan dan pembubukan kopi luwak yang diproduksi DUTA LUWAK BROTHER’S LINK dilakukan segera pada saat ada pemesanan saja agar aroma dan kualitas kopi luwak tetap prima, sedangkan untuk jangka waktu kadaluarsa sejak proses penggorengan maupun pembubukan adalah 1 tahun sesuai anjuran Dinas Kesehatan sesuai sertifikasi P-IRT yang diterima DUTA LUWAK BROTHER’S LINK.

DUTA LUWAK BROTHER’S LINK bukan semata-mata tergiur dengan produk melimpah dan keuntungan yang tinggi dari penjualan, Disini DUTA LUWAK BROTHER’S LINK juga membantu melestarikan ekosistem dan kelangsungan habitat Musang / Luwak itu sendiri agar tidak punah karena Ekploitasi dan Perburuan besar-besaran, namun DUTA LUWAK BROTHER’S LINK masih bertahan dengan pemasaran Kopi Luwak apa adanya, Minimnya biaya yang dimiliki untuk mengelola peternakan dan menangkarkan Musang / Luwak ini, Sehingga DUTA LUWAK BROTHER’S LINK sangat mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak semoga dapat mambantu peternak Musang / Luwak, Membina dan memasarkan hasil produksi Kopi Luwak dari peternakan masyarakat kecil ini secara berkesinambungan mengingat minimnya kemampuan materil peternak akan hal ini, demi kelangsungan hidup Musang / Luwak dan peternaknya.

DUTA LUWAK BROTHER'S LINK
Kami Adalah Perusahaan Dibidang Perternakan
dan Budidaya Musang / Luwak
di Lampung Barat - Sumatera - Indonesia
Penghasil Produk Kopi Luwak 100% Keaslian Dan Langsung Dari Sumbernya Karena Kami Memelihara Sendiri Musang / Luwak Tersebut Dengan Pengawasan Yang Ketat Dan Perawatan Yang Maksimal, Dengan Kualitas Produk International
Kami Mencoba Menawarkan Kepada Anda Produk Kopi Luwak 100% Asli Baik Sistem Budidaya Peternakan Maupun Kopi Luwak Hutan / Liar, Dengan Spesifikasi Kopi Jenis Robusta Atau Arabica, Dari Bentuk Kopi Luwak Bahan Baku Raw/Brenjelan Bongkahan Kopi Luwak Sampai Bubuk Kopi Luwak Siap Seduh
Dengan Senang Hati Jika Berkenan Datang Saja Langsung Kepeternakan Kami Untuk Mengecek Langsung Sistem Proses Peternakan / Budidaya Produk Kopi Luwak

DUTA LUWAK BROTHER'S LINK
************************************************
Untuk Pemesanan Jarak Jauh
Pengiriman Paket Kepada Anda Melalui Expedisi
Resmi Terpercaya
(Resi Pengiriman Paket Akan Segera Di Laporkan Kepada Anda)

Pengiriman Dana Kepada Kami Via Transfer Bank Resmi
Yang Tertera Didalam Blogs Ini
(Disesuaikan Kembali Jika Mendapatkan Nomor Rekening Melalui SMS)

Setiap Pembelian Produk Diatas 2kg Akan Kami Lengkapi
Dengan Video Movie DVD
Tentang Pengolahan Kopi Luwak
Proses Sistem Peternakan / Budidaya Hewan Musang / Luwak
Untuk Produk Kopi Luwak
DUTA LUWAK BROTHER'S LINK

************************************************
REKENING RESMI :
Atas Nama Owner
DUTA LUWAK BROTHER'S LINK
************************************************

MEGA SETIAWAN, S.Ip

BRI Account : 0247.01.010607.50.1.
Atau
MANDIRI Account : 114.00.0730423.4.

************************************************
***************************************
****************************
******************
Sebelum Maupun Sesudah Order Confirmasikan Dana Pengiriman Anda Kepada
Owner DUTA LUWAK BROTHER’S LINK

Contact Person Owner :
MEGA SETIAWAN
081272220666 Atau 081997000068 
Atau 085335252222 Atau 08562976666

Email :
dutaluwak@ymail.com *** Atau *** dutaluwak@gmail.com
************************************************
Keluar Dan Masuknya Dana Direkening Resmi DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Pembukuan Di Account Bank Tersebut Sangatlah jelas
(Jam Maupun Tanggal Transfer Dana)

Pastikan Dana Anda Aman
Untuk Menghindari Hal-hal yang tidak diharapkan
Paket Order Anda Akan Kami Kirim Segera Setelah
Dana Masuk Kerekening Resmi DUTA LUWAK BROTHER’S LINK

Kejujuran Dan Tanggung Jawab Kita Diujung Lidah
Semoga Kita Semua Dapat Menjaganya
************************************************

KOPI LUWAK 100% ASLI CUMA ADA DISINI...
Kami Menawarkan Kepada Anda
Untuk Membuktikan Keasliannya Terlebih Dahulu.!!!
Dengan Mengundang Anda Untuk Datang Kepeternakan Musang / Luwak
DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Agar Anda Survei Langsung Produk Kami
Karena Kami Sumber Utama Langsung Untuk Produksi Kopi Luwak 100% Original

Alamat :

DUTA LUWAK BROTHER’S LINK
Jl. Raden Intan Gg. Menako No. 111 Way Mengaku
Kecamatan Balik Bukit
 Kabupaten Lampung Barat
Propinsi Lampung – Sumatera – Indonesia
34812

Musang Makan Kopi Dipohon

Musang Makan Kopi Dipohon

DAFTAR PRODUK

DUTA LUWAK BROTHER'S LINK

**************************************************

***************************************

**************************

************

KOPI LUWAK HASIL PETERNAKAN JENIS KOPI ROBUSTA

=> Raw / Brenjel Kopi Luwak.

=> Gabah Kopi Luwak.

=> Biji Kopi Luwak Bersih Siap Goreng.

=> Biji Kopi Luwak Sudah Digoreng.

=> Bubuk Kopi Luwak Siap Seduh.

KOPI LUWAK HASIL PETERNAKAN JENIS KOPI ARABICA

=> Raw / Brenjel Kopi Luwak.

=> Gabah Kopi Luwak.

=> Biji Kopi Luwak Bersih Siap Goreng.

=> Biji Kopi Luwak Sudah Digoreng.

=> Bubuk Kopi Luwak Siap seduh.

KOPI LUWAK DARI HUTAN / LIAR JENIS KOPI ROBUSTA

=> Raw / Brenjel Kopi Luwak.

=> Biji Kopi Luwak Bersih Siap Goreng.

=> Biji Kopi Luwak Sudah Digoreng.

=> Bubuk Kopi Luwak Siap Seduh.

KOPI LUWAK DARI HUTAN / LIAR JENIS KOPI ARABICA

=> Raw / Brenjel Kopi Luwak.

=> Biji Kopi Luwak Bersih Siap Goreng.

=> Biji Kopi Luwak Sudah Digoreng.

=> Bubuk Kopi Luwak Siap seduh.

"KOPI LUWAK PALING LANGKA DIDUNIA"

PEABERRY KOPI LUWAK BIJI TUNGGAL

=> Peaberry Biji Kopi Luwak Siap Goreng.

=> Peaberry Biji Sudah Digoreng.

=> Peaberry Bubuk Siap seduh.

Penampungan Hasil Peternakan "DUTA LUWAK BROTHER'S LINK"

Penampungan Hasil Peternakan "DUTA LUWAK BROTHER'S LINK"
Uniknya Tidak Berbau Layaknya Kotoran Pada Umumnya

Raw / Brenjelan Kopi Luwak Liar

Raw / Brenjelan Kopi Luwak Liar
Hasil Pencarian Di Kebun Kopi Produk Luwak Liar

Pea Berry (Biji Tunggal) Civet Coffee - Kopi Luwak

Pea Berry (Biji Tunggal) Civet Coffee - Kopi Luwak
Biji Kopi Luwak (Biji Tunggal) Siap Goreng

Arabica Green Beans Civet Coffee (Kopi Luwak)

Arabica Green Beans Civet Coffee (Kopi Luwak)
Biji Kopi Luwak Arabica Siap goreng

Biji Kopi Robusta Civet Coffee (Kopi Luwak)

Biji Kopi Robusta Civet Coffee (Kopi Luwak)
Biji Kopi Luwak Robusta Siap goreng

ROASTING KARAKTERISTIK

Ada Tiga Karakter Penggorengan Biji Kopi Luwak

100% Asli Produksi

"DUTA LUWAK BROTHER'S LINK"

Murni Kopi Luwak Tanpa Campuran Apapun

Yaitu :

*************************************

MEDIUM ROAST

Warna Bubuk Sedikit Kuning Kecoklatan, Memiliki Karakteristik Rasa Yang Unik dan Aroma Yang Manis

(Biasa Digemari Kaum Muda / Remaja)

-------------------------------------------------

CITY ROAST

Warna Bubuk Sedikit Hitam, Rasa Dan Aroma Yang Seimbang

(Biasa Digemari Kaum Dewasa)

-----------------------------------------

FRENCH ROAST

Warna Bubuk Hitam, Rasa Sedikit Pahit Dan Aroma Tajam

(Biasa Digemari Kaum Tua Yang Fanatik Dengan Kopi)

----------------------------------------------------------------------

***************************************************

METODE PENYEDUHAN DAN PENYAJIAN

BUBUK KOPI LUWAK

***************************************************

Metode penyajian dalam menikmati kopi luwak pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan penyajian kopi Non Luwak pada umumnya

Namun kami menyarankan dengan sedikit pengalaman kami dalam pengolahan kopi luwak selama ini

(Sejak Awal Tahun 2008)

Yaitu :

Bubuk Kopi Luwak dapat dinikmati dengan cara menyeduh 1 Sendok Makan Bubuk Kopi Luwak dengan 150 cc air panas

(sebaiknya pergunakan air yang baru mendidih supaya cita rasa Kopi Luwak dapat terjaga)

Atau dapat menciptakan karakter tersendiri, Dengan cara direbus 1 Sendok Makan Bubuk Kopi Luwak dengan air 250 cc menjadi air tersisa 150 cc

Kopi Luwak akan lebih terasa nikmat bila dihidangkan tanpa gula

(original coffee)

Bagi yang kurang begitu suka rasa pahit, Bisa juga ditambahkan Gula Putih, Gula Merah, Gula Batu, Krimer ataupun Susu dengan takaran sesuai selera

Penggorengan Tradisional Kayu Bakar

Penggorengan Tradisional Kayu Bakar
Menjaga Tradisi Dan Kenikmatan Kopi Yang Alami

Arabica Roasted Beans Civet Coffee (Kopi Luwak)

Arabica Roasted Beans Civet Coffee (Kopi Luwak)
Biji Kopi Luwak Sudah Digoreng

Robusta Roasted Beans Civet Coffee (Kopi Luwak)

Robusta Roasted Beans Civet Coffee (Kopi Luwak)
Biji Kopi Luwak Sudah Digoreng

Kemasan Mulai 05 Mei 2012

Kemasan Kopi Aluminium Foil (One Way Valve) Kopi Luwak Produksi DUTA LUWAK BROTHER'S LINK

READY PRODUCT SIZE NET WEIGHT 250 GRAM

Kemasan Kopi Aluminium Foil (One Way Valve) ini berguna sebagai lubang ventilasi gas CO2 dari dalam kemasan dan mencegah kontaminasi udara dari luar (kelembaban oksigen) untuk masuk ke dalam.

Hal ini memungkinkan kopi untuk dapat dikemas segera setelah dipanggang (roasted), dan gas karbon hasil pembakaran tersebut selanjutnya disalurkan dari Valve satu arah tanpa perlu khawatir kemasan menggelembung karena pemampatan gas karbon tersebut.

Kopi tetap fresh sampai ketangan konsumen dan bertahan lebih lama sejak pemanggangan (roasted) dan Langsung dikemas, menjaga citarasa dan aroma kopi luwak seperti baru saja di goreng (roasted) maupun kopi luwak baru saja dibubuk

Produk Dalam Kemasan Aluminium Foil

Produk Dalam Kemasan Aluminium Foil
Khusus Bubuk Siap Seduh Dan Biji Sudah Digoreng

Account Facebook Owner DUTA LUWAK BROTHER'S LINK